Postingan

Menampilkan postingan dengan label jenderal soedirman

Kisah Heroik Sang Jenderal

Gambar
Patung Jenderal Soedirman Barangkali, hanya sedikit cerita yang kita ingat dari Soedirman--sejumput kenangan dari buku sejarah sekolah menengah. Ia panglima tentara yang pertama, orang yang keras hati. Ia pernah bergerilya dalam gering yang akut--tuberkulosis menggerogoti paru-parunya. Di Jakarta, tubuhnya yang ringkih diabadikan dalam bentuk patung setinggi 6,5 meter di atas penyangga 5,5 meter. Menghadap utara, dibalut jas yang kedodoran, ia memberi hormat--entah kepada siapa. Dipilih melalui pemungutan suara sebagai Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat/Angkatan Perang Republik Indonesia pada 12 November 1945, Soedirman figur yang sulit dilewatkan begitu saja. Ia mungkin sudah ditakdirkan memimpin tentara. Dengan banyak pengalaman, tak sulit baginya terpilih sebagai panglima dalam tiga tahap pengumpulan suara. Dia menyisihkan calon-calon lain, termasuk Oerip Soemohardjo--kandidat lain yang mengenyam pendidikan militer Belanda.

Jenderal Soedirman

Gambar
Soedirman Jenderal Besar Soedirman Lahir Bodas Karangjati , Purbalingga , Jawa Tengah Meninggal Magelang , Jawa Tengah , Indonesia Pengabdian Kekaisaran Jepang (1944–1945) Indonesia (1945–1950) Lama dinas 1945–1950 Pangkat Jenderal Besar Anumerta Bintang Lima (1997) Kesatuan TKR / TNI Divisi V / Banyumas Batalyon Kroya Komando Panglima Besar TKR / TNI (pangkat Jenderal) Panglima Divisi V / Banyumas (pangkat Kolonel) Komandan Batalyon Kroya , Jawa Tengah Perang Palagan Ambarawa Serangan Umum 1 Maret 1949 Perang Kemerdekaan Indonesia Penghargaan Pahlawan Pembela Kemerdekaan "Ingat, bahwa prajurit Indonesia bukan prajurit sewaan, bukan prajurit yang menjual tenaganya karena hendak merebut sesuap nasi dan bukan pula prajurit yang mudah dibelokkan haluannya karena tipu dan nafsu kebendaan, tetapi prajurit Indonesia adalah dia yang masuk ke dalam tentara karena keinsyafan jiwanya...