Postingan

Menampilkan postingan dengan label anak

Pentingnya Aktivitas Luar Ruang Bagi Anak

Gambar
Treasure Hunt Hidup di era modern dengan segala kelebihannya terkadang menunjukkan sisi negatifnya, terutama pada hal pendidikan anak. Berkembangnya teknologi secara pesat diikuti dengan alat-alat elektronik yang terus diperbaharui mengubah pola pikir anak anak masa kini yang berbeda dengan pola pikir orang tua mereka. Terkadang, hal ini menjembatani hubungan orang tua dan anak dan menyebabkan si anak sulit untuk dididik. Namun, dilansir pada situs mnn.com, anak-anak masa kini dapat anda didik dengan lebih mudah jika anda mengajak mereka untuk secara rutin melakukan aktivitas luar ruangan. Hal ini akan terutama lebih memberi imbas jika anda melakukannya di area dengan kondisi alam yang masih segar dan bebas untuk me-”refresh” pikiran anak anda.

Merencanakan Perjalanan Luar Ruang Bersama Balita

Gambar
Camping bersama balita Petualangan di alam terbuka tidak hanya monopoli para dewasa, anak kecil bahkan balita pun bisa turut menikmati segarnya alam. Akan menjadi pengalaman yang berharga jika si kecil sejak dini sudah dekat dengan alam, memantau satwa, trekking, mandi di riam kecil, pantai, mendaki gunung hingga bermalam di tenda. Seru bukan? Banyak destinasi alam bebas di Indonesia sebenarnya adalah laboratorium alam, yang dapat menjadi wahana anak untuk belajar langsung bahkan mempraktikkannya. Orang tua bisa mengenalkan dasar-dasar teknik survival, navigasi, mengenal satwa, tumbuh - tumbuhan dan batuan. Sehingga nantinya bisa mengembangkan jika ingin menjadi penulis online yang bisa belajar di online-writing-jobs.org  dan bisa menghasilkan pendapatan nantinya.

Sekedar menulis: (mungkin) Pendidikan Karakter Untuk Anak

Gambar
Gambar dari:  kompas.com Anak usia dini bagaikan selembar kertas putih yang bebas ditulisi atau digambar dengan aneka ide atau citra-citra yang diinginkan oleh orang tuanya. Usia 0-5 tahun adalah masa emas kanak-kanak dalam mengembangkan kemampuan dasar dan karakternya. Untuk itu perhatian orang tua sangat diperlukan untuk membimbing perkembangan itu. Namun terkadang orang tua abai, bahkan cenderung tidak memperdulikannya. Menyerahkan sepenuhnya anak kepada pendidik di sekolah atau di lembaga kelompok bermain sering terjadi. Padahal interaksi anak lebih banyak bersama orang tua dan lingkungannya daripada dengan pendidik di sekolah atau kelompok bermain dimana dia belajar. Hanya 8.3% waktu anak bersama dengan pendidik, selebihnya bersama orang tuanya.

Sekedar menulis: Pendidikan Bahasa yang Berwawasan Lingkungan Bagi Anak Usia Dini (Empan Papan)

Gambar
Gambar dari:  wordpress.com Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya. Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.