Postingan

Menampilkan postingan dengan label nasionalisme

BERBANGSA DAN BERSUKU UNTUK SALING MENGENAL

Gambar
Courtesy of: wastefactory Keberadaan manusia di dunia ini tidak lepas dari adanya SANG MAHA PENCIPTA . Karena manusia ada bukan serta-merta ada, seperti halnya sebuah gelas, gelas tidak akan ada jika tidak ada seseorang yang menciptakannya. Demikian juga dengan manusia. Si pencipta gelas bisa dibuktikan secara kasat mata, namun tidak dengan keberadaan TUHAN. TUHAN tidak bisa dibuktikan secara visual, melainkan dengan kepercayaanlah TUHAN akan ada dan hadir di antara kita. TUHAN adalah maha-zat, adalah satu-satunya hal yang menjadikan semesta raya ini, CAUSA PRIMA! Dan hakikat TUHAN adalah sejati! Tidak pernah dilahirkan dan tidak pernah mati! TUHAN adalah zat yang MAHA SUCI, MAHA dari semua MAHA, dan TUHAN (dengan berbagai cara penyebutannya) bukan milik satu kelompok saja, satu agama tertentu saja. TUHAN ada sebelum dunia ini ada. Sebelum peradaban modern ada. Sebelum manusia-manusia yang mengaku beragama itu ada. TUHAN ada sebagai Zat Tunggal yang meliputi seluruh s...

Kepada Tuan

Gambar
Tuan, kami juga tidak akan pernah lupa bahwa negeri Anda berhutang kepada kami. Berhutang atas penyidikan yang tidak transparan atas pembunuhan seorang mahasiswa asal Indonesia ... juga untuk setiap sampah yang negeri Anda buang ke wilayah Indonesia. Tuan, Anda seorang negarawan. Anda seorang yang berjiwa besar. Apakah anda juga akan membela bangsa Irak yang sudah pernah ditindas oleh George Bush, sementara nama bapaknya digunakan sebagai nama Kapal Perang Amerika, dan dianggap pahlawan oleh negaranya? Tuan, jika memang Anda seorang negarawan. Pernahkan juga Tuan memikirkan ratusan ribu orang China, Korea, Asia Tenggara, dan Indonesia yang menjadi korban kekejaman tentara Jepang, sementara Jepang menganggap prajuritnya waktu itu sebagai seorang pahlawan. Tuan, jika Anda memang seorang jenderal. Maka anda akan berpikir bahwa itu adalah sebuah kisah perjuangan, sebuah kisah yang menjadi pondasi berdirinya suatu bangsa dan menjadi sebuah sejarah yang tidak bisa dilupakan. Dan...

Menjadi Radikal Karena Pemahaman, Menjadi Toleran Karena Pengalaman

Gambar
Bagaimana seorang pemuda baik-baik dan pendiam tiba-tiba menjadi radikal bahkan melakukan tindakan terorisme? Dan bagaimana seorang teroris yang telah melakukan aksi teror besar tiba-tiba berubah 180 derajat menjadi pejuang perdamaian?  Pertanyaan itu selalu menjadi teka-teki bagi saya (dan sepertinya juga bagi kita semua) Mawan Kurniawan seorang lulusan terbaik jurusan informatika sebuah universitas di Bandung, meretas ( hacking ) sebuah situs investasi dan berhasil mencuri miliaran rupiah untuk mendukung kelompok teror di Poso. Hilman Jayahadikusuma , seorang anak muda "urakan" dari Bandung yang dipenjara karena kasus narkoba, setelah keluar dari penjara menjadi radikal. Hilman terlibat perencanaan bom Bali 3 yang keburu terendus aparat. Taufik dan Iwan Cina terlibat perampokan CIMB Niaga tahun 2010 untuk mendukung berbagai aksi "jihad". Padahal mereka dulunya adalah preman-preman yang sama sekali jauh dari dunia "jihad".

Pelacur Dibalik Perjuangan Soekarno

Gambar
Entah darimana asal sumbernya, artikel di bawah ini sungguh sangat menggelitik minat baca kita. Tentang perjuangan awal berdirinya Partai Nasionalis Indonesia, tentang perjuangan Soekarno untuk memerdekakan Indonesia. Berikut adalah artikel lengkapnya.