Postingan

Menampilkan postingan dengan label pendidikan karakter

Dedikasi

Mungkin semua yang ada disini dianggap imajinasi belaka. Absurd bahkan dikatakan bullshit ! Namun ini adalah sebuah kisah pendek yang dituturkan oleh seseorang sewaktu berangkat menuju tempat kerja (Rabu, 15 Oktober 2014). Seorang pekerja yang bertemu dengan bocah dan pria dewasa di sebuah angkutan desa, menceritakan tentang percakapan bocah dengan pria dewasa itu. Si Bocah mulanya dituduh sebagai pencuri oleh pria dewasa itu hanya karena si bocah tampak udik dan dianggapnya sulit memiliki uang puluhan ribu rupiah. Setelah terlibat percakapan diketahui bahwa Si Bocah, yang berumur sekitar 10 tahun (yang mengaku jika bersekolah dia sudah kelas 3 SD) itu mendapatkan uang dari usahanya menggembalakan itik milik seorang warga di sebuah daerah. Setiap 1 minggu sekali Si Bocah pulang untuk menengok kakaknya yang menderita cacat, entah itu cacat fisik atau mental. Si Kakak yang cacat itu tinggal sendiri, ibu mereka sudah meninggal dunia dan ayahnya pergi entah ke mana. Si Bocah merasa ber...

Sekedar menulis: Manajemen Emosi

Gambar
Manajemen Emosi Emosi adalah bagian dari hidup, bagian dari manusia yang hidup. Sebagaimana emosi pada umumnya normal, begitu juga kemarahan itu normal, tidak ada orang yang salah karena mempunyai rasa marah. Selalu saja ada alasan mengapa kita menjadi marah. Kuncinya adalah apa yang kita lakukan dengan kemarahan kita dan bagaimana kita mengungkapkan kemarahan kita. Maka dari itu kita harus bisa mengelola emosi kita sehingga emosi kita tidak menimbulkan agresi bagi orang lain. Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustasi, mengendalikan dorongan diri/hati, mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan kemampuan berpikir, berempati, dan berdoa. Bila suatu permasalahan muncul dengan intensitas yang cukup berat pertama-tama kita persiapkan diri kita. Diri kita menyadari (recognize) mengenal perasaan yang pada saat itu muncul pada diri kita dan mulailah mengenali diri anda dengan mengatasi emosi tersebut d...

Sekedar menulis: (mungkin) Pendidikan Karakter Untuk Anak

Gambar
Gambar dari:  kompas.com Anak usia dini bagaikan selembar kertas putih yang bebas ditulisi atau digambar dengan aneka ide atau citra-citra yang diinginkan oleh orang tuanya. Usia 0-5 tahun adalah masa emas kanak-kanak dalam mengembangkan kemampuan dasar dan karakternya. Untuk itu perhatian orang tua sangat diperlukan untuk membimbing perkembangan itu. Namun terkadang orang tua abai, bahkan cenderung tidak memperdulikannya. Menyerahkan sepenuhnya anak kepada pendidik di sekolah atau di lembaga kelompok bermain sering terjadi. Padahal interaksi anak lebih banyak bersama orang tua dan lingkungannya daripada dengan pendidik di sekolah atau kelompok bermain dimana dia belajar. Hanya 8.3% waktu anak bersama dengan pendidik, selebihnya bersama orang tuanya.