Postingan

Menampilkan postingan dengan label islam

Karena Libya Begitu Berharga

Gambar
courtesy of: http://onlineathens.com/ Sudah terjatuh, ditimpa tangga lalu terperosok ke dalam jurang, mungkin adalah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan kondisi rakyat Libya hari ini. Intervensi kemanusiaan oleh NATO yang telah merengut puluhan ribu korban jiwa, disusul dengan datangnya kembali lintah-lintah penghisap minyak Libya, dipimpin oleh seorang boneka Barat, dan kini setelah berlalu dua setengah tahun dari tumbangnya Ghadaffi, tidak ada kedamaian dan kesejahteraan dalam demokrasi yang dulu sangat mereka idam-idamkan. Libya benar-benar terpuruk, konflik bersenjata terjadi dimana-mana, bahkan sekedar untuk berjalan di jalan raya pun akan terasa was-was mengingat banyaknya bom rakitan yang tiap saat bisa meledak tanpa memandang siapa yang melaluinya. Kondisi mereka yang mengenaskan diperparah dengan bungkamnya media-media di seluruh dunia untuk mengabarkan kondisi Libya terkini. Tidak banyak yang mengabarkan bahwa di sebelah selatan Libya dikuasai penuh oleh  ger...

Emha Ainun Najib: Gusti ALLAH Tidak "Ndeso"

Gambar
SUATU kali dalam sebuah forum saya ditodong pertanyaan beruntun: "Cak Nun," kata sang penanya. "Misalnya pada waktu bersamaan tiba-tiba sampeyan menghadapi tiga pilihan, yang harus dipilih salah satu: pergi ke masjid untuk shalat Jumat, mengantar pacar berenang, atau mengantar tukang becak miskin ke rumah sakit akibat tabrak lari, mana yang sampeyan pilih?" Saya menjawab lantang, "Ya nolong orang kecelakaan." 

KH. Abdurrahman Wahid: ‘Islam Kaset’ dengan Kebisingannya

Gambar
gambar dari kompas.com SUARA bising yang keluar dari kaset biasanya dihubungkan dengan musik kaum remaja. Rock ataupun soul , iringan musiknya dianggap tidak bonafide kalau tidak ramai. Kalaupun ada unsur keagamaan dalam kaset, biasanya justru dalam bentuk yang lembut. Sekian buah baladanya Trio Bimbo, atau lagu-lagu rohani dari kalangan gereja. Sudah tentu tidak ada yang mau membeli kalau ada kaset berisikan musik agama yang berdentang-dentang, dengan teriakan yang tidak mudah dimengerti apa maksudnya. Tetapi ternyata ada “persembahan” berirama, yang menampilkan suara lantang. Bukan musik keagamaan, tetapi justru bagian integral dari upacara keagamaan: berjenis-jenis seruan untuk beribadat, dilontarkan dari menara-menara masjid dan atap surau.

Menjadi Radikal Karena Pemahaman, Menjadi Toleran Karena Pengalaman

Gambar
Bagaimana seorang pemuda baik-baik dan pendiam tiba-tiba menjadi radikal bahkan melakukan tindakan terorisme? Dan bagaimana seorang teroris yang telah melakukan aksi teror besar tiba-tiba berubah 180 derajat menjadi pejuang perdamaian?  Pertanyaan itu selalu menjadi teka-teki bagi saya (dan sepertinya juga bagi kita semua) Mawan Kurniawan seorang lulusan terbaik jurusan informatika sebuah universitas di Bandung, meretas ( hacking ) sebuah situs investasi dan berhasil mencuri miliaran rupiah untuk mendukung kelompok teror di Poso. Hilman Jayahadikusuma , seorang anak muda "urakan" dari Bandung yang dipenjara karena kasus narkoba, setelah keluar dari penjara menjadi radikal. Hilman terlibat perencanaan bom Bali 3 yang keburu terendus aparat. Taufik dan Iwan Cina terlibat perampokan CIMB Niaga tahun 2010 untuk mendukung berbagai aksi "jihad". Padahal mereka dulunya adalah preman-preman yang sama sekali jauh dari dunia "jihad".

Isu Konflik Sunni-Syiah dan Kepentingan Wahabi

Gambar
Wahabi Salafi Militia Gelombang isu konflik Sunni-Syiah dalam beberapa tahun belakangan ini semakin membuncah seiring meluasnya peran sosial media dalam masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Dalam kacamata analisis media setidaknya ada sepuluh poin yang bisa diurai dari fenomena tersebut. Pertama , isu yang mengemuka dalam berbagai berita tentang Syiah yang dimuat sejumlah media Islam seperti Arrahmah, Islampos, Era Muslim, Voa-Islam, Hidayatullah, Fimadani dan situs sejenisnya hampir memiliki pola seragam, "Menempatkan Syiah sebagai Mazhab Sesat". Dengan asumsi stigmatis tersebut, maka Syiah bagi mereka harus dikeluarkan dari "Rumah Islam", karena dianggap menodai agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW itu. Untuk mewujudkan tujuan itu, media-media Islam tersebut setiap hari menayangkan berita-berita mengenai Syiah dari sumber yang mereka akui benar, tanpa mencantumkan kebenaran dari sumber pihak Syiah sendiri yang mereka tuduh. Prinsip cover both side tida...

Islam, Demokrasi, dan Fasisme

Gambar
Aktivis wanita HTI dalam demonstrasi menolak kenaikan BBM Sebenarnya tidak ada yang abadi dan murni dalam tujuan hidup di dunia ini. Mengejar kekuasaan, mencecap kekuatan, dan menghisap sari pati kemakmuran adalah tujuan utama dalam hidup. Barangkali ini dianggap naif oleh banyak orang. Namun inilah faktanya. Sebuah kenyataan yang pasti diingkari oleh mereka-mereka yang mengaku bernalar "Tuhan", mereka-mereka yang gila dan buta karena tipu nafsu keduniawian. Dalam tulisan ini saya tidak akan membahas tentang tata cara ibadah para pemeluk Islam, apa saja madzhab dalam Islam, siapa saja yang murni dalam menjalankan ajaran Islam atau perayaan-perayaan yang berkaitan dengan Islam. Islam dalam tulisan saya ini merujuk kepada gerakan-gerakan politik yang mengatasnamakan agama (Din) dan ketuhanan untuk melegalkan semua tindakannya.

Benarkah Tawassul Itu Syirik?

Gambar
gambar dari  google.com Di antara yang sering dtuduhkan kepada umat adalah syirik bertawasul, ini yang sering di lontarkan wahabi/salafi, benarkah tuduhan itu? Untuk menjawabnya, maka kami mengulasnya di bawah ini, sebagai bantahan atas tuduhan tak berdasar dari mereka. Pengertian Tawassul Pemahaman tawassul sebagaimana yang dipahami oleh umat islam selama ini adalah bahwa Tawassul adalah berdoa kepada Allah melalui suatu perantara, baik perantara tersebut berupa amal baik kita ataupun melalui orang sholeh yang kita anggap mempunyai posisi lebih dekat kepada Allah. Jadi tawassul merupakan pintu dan perantara doa untuk menuju Allah SWT.

Sejarah Aliran Wahabi

Gambar
Ilustrasi dari  http://www.dw.de/ Menanggapi banyaknya permintaan pembaca tentang sejarah berdirinya Wahabi maka kami berusaha memenuhi permintaan itu sesuai dengan asal usul dan sejarah perkembangannya semaksimal mungkin berdasarkan berbagai sumber dan rujukan kitab-kitab yang dapat dipertanggung-jawabkan, diantaranya, Fitnatul Wahabiyah karya Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, I’tirofatul Jasus AI-Injizy pengakuan Mr. Hempher, Daulah Utsmaniyah dan Khulashatul Kalam karya Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, dan lain-lain.

Cerita Tentang Kampungku

Gambar
Syawalan 2007 Berawal dari cerita Tutur–Tinular dari para sesepuh desa Desa Boja dan dari dukungan dari beberapa buku catatan sejarah terkait dengan keberadaan desa Boja yang tidak lepas dari kegiatan bernama syawalan dan acara ziarah di makam se Dapu Boja, telah berjalan pada setiap tahun hingga sekarang. Dimulai dari Tokoh yang bernama Ki Ageng Pandanaran yang kita kenal sebagai salah satu Bupati di Semarang, konon adalah Bupati yang pertama. Ki Ageng Pandanaran adalah keturunan dari Pangeran Mode Pandan termasuk keturunan Sultan Demak Raden Bagus Sebrang Lor atau Pangeran Adi Pati Sepuh. Pangeran Mode Pandan mempunyai seorang putra bernama Raden Pandanaran dan seorang putri bernama Ni Pandansari. Atas kehendak Pangeran Mode Pandan beliau mengajak putra dan putrinya dengan disertai oleh beberapa pengawalnya meninggalkan kota Demak menuju ke arah barat daya guna menyebarkan agama Islam. Dan sampailah disuatu daerah yang bernama pulau tiring dan disitulah beliau mendirikan pes...

Ud'uni Astajib Lakum | Memintalah KepadaKU, niscaya AKU Kabulkan

Ada sebuah kiriman di laman blog dan tentang do'a berbuka puasa yang jamak kita ucapkan itu tidak shahih, karena haditsnya dho'if. Lalu, jika do'a puasa yang jamak kita lafalkan itu tidak shahih karena sebab di atas. Mengapa hal ini muncul baru sekarang? Bukan dulu-dulu waktu pertama Islam melakukan penetrasi di Indonesia? Padahal hadits itu muncul sudah dari dulu, bukan muncul sekarang ketika internet sudah merajalela. Jika memang do'a yang diajarkan itu tidak shahih, maka mengapa kiai-kiai dulu mengajarkan do'a tersebut? Lalu apakah kita hanya akan berdebat karena hadits-hadits versi mereka? Atau memang benarkah kita sudah lurus hati dalam berdoa, Ataukah kita selama ini hanya terpaku pada lafadz-lafadz dan kalimat-kalimat semata, tanpa mau perduli dengan hakikinya? Karena hakikat doa adalah meminta, meminta kepada ALLAH sebagai muara segala permintaan dan permohonan kita. Dan ALLAH tidak pernah mempermasalahkan dengan bahasa apa permintaan itu diucapkan.

Syawalan: Tradisi Jawa Setelah Perayaan Idul Fitri

Gambar
SYAWAL merupakan nama sebuah bulan dalam kalender Islam.Tradisi ini bagi masyarakat Jawa sudah menjadi ritual rutin yang digelar sepekan setelah Idul Fitri atau setelah menjalankan puasa syawal selama enam hari. Masyarakat Jawa menyebutnya dengan Lebaran Kopat atau acara Syawalan. Ketupat dalam bahasa Jawa diartikan dengan laku lepat. Di dalamnya mengandung empat makna yaitu lebar, lebur, luber, dan labur. Lebar berarti luas, lebur artinya dosa atau kesalahan yang sudah diampuni, luber mengandung makna pemberian pahala berleih, serta labur artinya wajah yang ceria.

FPI dan Insiden Kendal

Gambar
Munculnya kekerasan di Kendal, Jawa Tengah, sekali lagi memperlihatkan lemahnya penegakan hukum. Anggota Front Pembela Islam dibiarkan melakukan sweeping yang kemudian memicu kemarahan penduduk setempat. Perbuatan main hakim sendiri dibalas dengan tindakan serupa. Negara seolah hanya menjadi penonton. Sulit membenarkan tindakan anggota FPI yang sebagian datang dari Temanggung dan Semarang itu. Bak penegak hukum, mereka menyisir tempat pelacuran dan perjudian di kawasan Sukorejo, Kendal. Penduduk yang tidak mentoleransi tindakan ini lalu mengepung rombongan FPI. Sebagian membakar mobilnya.