Postingan

Menampilkan postingan dengan label sosial

Dedikasi

Mungkin semua yang ada disini dianggap imajinasi belaka. Absurd bahkan dikatakan bullshit ! Namun ini adalah sebuah kisah pendek yang dituturkan oleh seseorang sewaktu berangkat menuju tempat kerja (Rabu, 15 Oktober 2014). Seorang pekerja yang bertemu dengan bocah dan pria dewasa di sebuah angkutan desa, menceritakan tentang percakapan bocah dengan pria dewasa itu. Si Bocah mulanya dituduh sebagai pencuri oleh pria dewasa itu hanya karena si bocah tampak udik dan dianggapnya sulit memiliki uang puluhan ribu rupiah. Setelah terlibat percakapan diketahui bahwa Si Bocah, yang berumur sekitar 10 tahun (yang mengaku jika bersekolah dia sudah kelas 3 SD) itu mendapatkan uang dari usahanya menggembalakan itik milik seorang warga di sebuah daerah. Setiap 1 minggu sekali Si Bocah pulang untuk menengok kakaknya yang menderita cacat, entah itu cacat fisik atau mental. Si Kakak yang cacat itu tinggal sendiri, ibu mereka sudah meninggal dunia dan ayahnya pergi entah ke mana. Si Bocah merasa ber...

Gagasan Marx dan Kesadaran Beragama

Gambar
Gambar dari http://lareviewofbooks.org/ Kritikan Marx atas agama memang seharusnya menyadarkan kita pada kehidupan nyata. Bahwa manusia  memang benar-benar harus menempatkan agama seperti sebagaimana mestinya. Bukan menjadi barang yang menjadikan manusia semakin kecanduan. Agama harus disikapi sebagai kebutuhan pokok, yang selalu menjaga kehidupan agar tetap mulia. Bukan sebagai candu, yang pasti akan merusak kemuliaan hidup itu sendiri. Jadi bisa dibenarkan apa yang dikatakan Karl Marx bahwa "agama" adalah candu bagi masyarakat. Seolah semua yang didasarkan pada "agama" sudah menjadi "keharusan". Lihatlah, kekerasan yang dilakukan oleh mereka-mereka pembela "agama". Bahkan tindakan-tindakan yang kurang bermoralpun juga dilakukan oleh mereka-mereka yang sedang kecanduan "agama" dalam hidupnya. Tengoklah kemarin, di Jawa Barat ada bocah gila yang memakai jubah dan sorban yang menginjak leher operator soundsystem. Lalu insiden Sukorej...

Pelacur adalah Pahlawan (?)

Gambar
Gambar dari:  http://www.tempo.co/ Pekerja seks komersial adalah pahlawan keluarga karena mereka umumnya bekerja untuk menghidupi keluarga. Dalam kondisi itu, tidak manusiawi jika tempat pelacuran ditutup. Memang dilematis jika membicarakan hal ini. Sebuah bisnis yang sudah berumur ribuan tahun itu. Sebuah bisnis yang memang bergelimang kemewahan dan dosa-dosa berat (menurut mereka yang paham dengan ilmu-ilmu agama). Usaha yang jelas dipandang merendahkan hak asasi manusia pelaku bisnis itu sendiri. Sebuah kegiatan yang mereka pahami sebagai upaya bertahan hidup di tengah jaman yang semakin membutuhkan biaya-biaya tinggi untuk semua hal yang menjadi kebutuhan pokok manusia. Di satu sisi kita memandang kegiatan tersebut sudah melawan kodrat manusia itu sendiri. Mempersewakan tubuh untuk dinikmati mereka-mereka yang sedang dilanda bencana syahwat yang dahsyat atau mereka yang memang ingin mencari sebuah sensasi yang sebenarnya sudah pernah mereka rasakan. Namun tak pe...

Hidup (Tak Semudah Motivasi di Televisi)

Gambar
ilustrasi dari andriwongso.com Mungkin banyak orang memberikan apa yang mereka sebut sebagai motivasi. Yang berkaca pada apa yang pernah mereka lakukan. Sebuah hal yang sangat bagus dan mulia untuk mendorong orang lain memuliakan hidup mereka sendiri. Suatu usaha yang sangat berguna dalam kehidupan ini. Mungkin benar apa yang dikatakan banyak motivator terkenal bahwa kesuksesan, keberhasilan, dan berubahnya nasib menjadi lebih baik adalah hak 'saya', hak anda yang memahaminya, dan hak semua orang yang masih hidup. Namun sering kali usaha-usaha itu bertolak belakang dengan apa yang disampaikan. Banyak motivasi yang malah menjadi sebuah penghakiman bagi orang lain. Sebenarnya yang dibutuhan banyak orang bukanlah penghakiman atas nasib, keberhasilan, atau apalah sebutannya. Bagi banyak orang, motivasi meraih kesuksesan diandaikan seperti mendaki gunung. Yang mereka menganggap untuk mencapai puncak gunung adalah sebuah usaha dengan kristalisasi darah, keri...

Menjadi Radikal Karena Pemahaman, Menjadi Toleran Karena Pengalaman

Gambar
Bagaimana seorang pemuda baik-baik dan pendiam tiba-tiba menjadi radikal bahkan melakukan tindakan terorisme? Dan bagaimana seorang teroris yang telah melakukan aksi teror besar tiba-tiba berubah 180 derajat menjadi pejuang perdamaian?  Pertanyaan itu selalu menjadi teka-teki bagi saya (dan sepertinya juga bagi kita semua) Mawan Kurniawan seorang lulusan terbaik jurusan informatika sebuah universitas di Bandung, meretas ( hacking ) sebuah situs investasi dan berhasil mencuri miliaran rupiah untuk mendukung kelompok teror di Poso. Hilman Jayahadikusuma , seorang anak muda "urakan" dari Bandung yang dipenjara karena kasus narkoba, setelah keluar dari penjara menjadi radikal. Hilman terlibat perencanaan bom Bali 3 yang keburu terendus aparat. Taufik dan Iwan Cina terlibat perampokan CIMB Niaga tahun 2010 untuk mendukung berbagai aksi "jihad". Padahal mereka dulunya adalah preman-preman yang sama sekali jauh dari dunia "jihad".

Dolly in The Night

Gambar
Penjual rokok di depan sebuah wisma Mesranya Dolly atau Gang Dolly adalah nama sebuah kawasan lokalisasi pelacuran yang terletak di daerah Jarak, Pasar Kembang, Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Di kawasan lokalisasi ini, wanita penghibur "dipajang" di dalam ruangan berdinding kaca mirip etalase.

PKH, RTSM, dan Tindak Lanjut Pengentasan Kemiskinan di Indonesia

Gambar
Perkampungan Kumuh Kemiskinan merupakan kondisi saat seseorang atau sekelompok orang tak mampu memenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat (Suharyanto, dalam Syawie, 2011). Konsep ini cukup luas cakupannya atau multi dimensional sehingga seringkali kurang terukur. Konsep kemiskinan yang diterapkan di banyak negara termasuk Indonesia adalah kemampuan memenuhi kebutuhan dasar. Kemiskinan ditandai dengan rendahnya kualitas hidup penduduk, pendidikan, kesehatan,dan gizi. Beban kemiskinan sangat dirasakan oleh kelompok-kelompok tertentu seperti perempuan dan anak-anak yang berakibat pada terancamnya masa depan mereka. Keluarga miskin mempunyai daya beli yang rendah, juga tidak mampu memberikan pendidikan yang layak bagi anak. Sebagian besar dari anak keluarga sangat miskin sama sekali tidak mengenyam bangku sekolah karena harus membantu mencari nafkah (Konig, 1995). Ketidakmampuan untuk membayar terutama untuk transportasi ke sekolah ...

Ndeso: Sebuah Ejekan atau Ungkapan Rasa Iri?

Gambar
Suasana pedesaan courtesy of: Is Pancal Desa , atau udik, menurut definisi "universal", adalah sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan (rural). Di Indonesia, istilah desa adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan, yang dipimpin oleh Kepala Desa. Sebuah desa merupakan kumpulan dari beberapa unit pemukiman kecil yang disebut kampung (Banten, Jawa Barat) atau dusun (Yogyakarta) atau banjar (Bali) atau jorong (Sumatera Barat). Namun di mata orang-orang kota yang mengaku sebagai orang yang "up to date" dan tidak ketinggalan informasi, desa menjadi sebuah wilayah dengan berbagai persoalan sosial yang rumit dan pelik.

PKH (Program Keluarga Harapan) Kementerian Sosial R.I.

Gambar
Program Keluarga Harapan APA ARTI PROGRAM KELUARGA HARAPAN? Program Keluarga Harapan (PKH) adalah suatu program yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RSTM), jika mereka memenuhi persyaratan yang terkait dengan upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM), yaitu pendidikan dan kesehatan. MENGAPA PROGRAM KELUARGA HARAPAN DIPERLUKAN? Tujuan utama PKH adalah membantu mengurangi kemiskinan dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada kelompok masyarakat sangat miskin. Dalam jangka pendek, bantuan ini membantu mengurangi beban pengeluaran RTSM, sedangkan untuk jangka panjang, dengan mensyaratkan keluarga penerima untuk menyekolahkan anaknya, melakukan imunisasi balita, memeriksakan kandungan bagi ibu hamil, dan perbaikan gizi, diharapkan akan memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Pentingnya Aktivitas Luar Ruang Bagi Anak

Gambar
Treasure Hunt Hidup di era modern dengan segala kelebihannya terkadang menunjukkan sisi negatifnya, terutama pada hal pendidikan anak. Berkembangnya teknologi secara pesat diikuti dengan alat-alat elektronik yang terus diperbaharui mengubah pola pikir anak anak masa kini yang berbeda dengan pola pikir orang tua mereka. Terkadang, hal ini menjembatani hubungan orang tua dan anak dan menyebabkan si anak sulit untuk dididik. Namun, dilansir pada situs mnn.com, anak-anak masa kini dapat anda didik dengan lebih mudah jika anda mengajak mereka untuk secara rutin melakukan aktivitas luar ruangan. Hal ini akan terutama lebih memberi imbas jika anda melakukannya di area dengan kondisi alam yang masih segar dan bebas untuk me-”refresh” pikiran anak anda.

Sekedar menulis: Manajemen Emosi

Gambar
Manajemen Emosi Emosi adalah bagian dari hidup, bagian dari manusia yang hidup. Sebagaimana emosi pada umumnya normal, begitu juga kemarahan itu normal, tidak ada orang yang salah karena mempunyai rasa marah. Selalu saja ada alasan mengapa kita menjadi marah. Kuncinya adalah apa yang kita lakukan dengan kemarahan kita dan bagaimana kita mengungkapkan kemarahan kita. Maka dari itu kita harus bisa mengelola emosi kita sehingga emosi kita tidak menimbulkan agresi bagi orang lain. Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustasi, mengendalikan dorongan diri/hati, mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan kemampuan berpikir, berempati, dan berdoa. Bila suatu permasalahan muncul dengan intensitas yang cukup berat pertama-tama kita persiapkan diri kita. Diri kita menyadari (recognize) mengenal perasaan yang pada saat itu muncul pada diri kita dan mulailah mengenali diri anda dengan mengatasi emosi tersebut d...

Sekedar menulis: (mungkin) Pendidikan Karakter Untuk Anak

Gambar
Gambar dari:  kompas.com Anak usia dini bagaikan selembar kertas putih yang bebas ditulisi atau digambar dengan aneka ide atau citra-citra yang diinginkan oleh orang tuanya. Usia 0-5 tahun adalah masa emas kanak-kanak dalam mengembangkan kemampuan dasar dan karakternya. Untuk itu perhatian orang tua sangat diperlukan untuk membimbing perkembangan itu. Namun terkadang orang tua abai, bahkan cenderung tidak memperdulikannya. Menyerahkan sepenuhnya anak kepada pendidik di sekolah atau di lembaga kelompok bermain sering terjadi. Padahal interaksi anak lebih banyak bersama orang tua dan lingkungannya daripada dengan pendidik di sekolah atau kelompok bermain dimana dia belajar. Hanya 8.3% waktu anak bersama dengan pendidik, selebihnya bersama orang tuanya.

Sekedar menulis: Pendidikan Bahasa yang Berwawasan Lingkungan Bagi Anak Usia Dini (Empan Papan)

Gambar
Gambar dari:  wordpress.com Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya. Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.

Secuil Ujung Koran

Gambar
Di ujung mendung kelabu Ku temukan dirimu Berdiri Sendiri Dalam sunyi Yang tak berbekas Dalam hening Yang menghempas Di ujung mendung kelabu Dirimu menanti Hidup dan mati Adalah fana bagai mimpi Ketakutan yang menghampiri Pasti kan pergi Ditelan hari -lost city-

Gembala

Gambar
Kelahiran tak ubahnya awal dari peluruhan unsur radioaktif yang lambat laun akan habis. Dan mungkin mimpi itu akan menjadi kenyataan, walau itu hanya sebuah evidensi belaka. Dilahirkan dalam dekapan harimau angan-angan. Dibaptis dengan iringan senandung tentara bayaran. Disebut sebagai samurai tak bertuan. Semuanya hanya bayangan belaka. Tak akan menjadi kenyataan. Absurditas yang tepat untuk menyatakan semuanya.

Sebuah Catatan Kecil

Gambar
Ramadhan ini tidak seperti Ramadhan ditahun-tahun yang lalu. Ramadhan ini adalah Ramadhan dimana aku berada pada titik balik perjalanan religiku. Ramadhan ini adalah puncak dari ketidak-taatanku kepada TUHAN-ku yang telah menciptakanku, puncak ketidak-patuhanku kepadaNYA. Di Ramadhan ini, aku merasa sebagai seorang kafir yang sedang mengharap uluran kasih dari TUHAN, mengharap iba TUHAN, mengharap rahmatNYA agar aku bisa keluar dari ke-kafir-an ku. Ramadhan ini, sungguh sangat membuatku merasa kecil, merasa tidak ada arti, yang menjadikanku tidak lebih dari sebutir pasir di pantai, tidak lebih dari buih-buih yang muncul di antara riak gelombang di pantai kehidupan. Di Ramadhan ini, aku terpuruk dengan semua masalah yang kualami, terpuruk dengan semua kebodohan yang aku jalani, terpuruk karena sikap dan tindak-tandukku selama setahun ini. Di Ramadhan ini, aku tidak bisa berbagi. Tidak jua mau mengerti akan arti kehidupan ini. Tidak pula bersedia memahami apa yang telah terjadi. Na...

Pantai

Gambar
Pantai ini hanyalah sebutir pasir yang terdampar di tepian. Bukan horizon memanjang penuh dengan keceriaan dan kegembiraan orang-orang yang menjadi pecinta untuk sementara waktu. Pantai ini hanyalah setetes air yang jatuh di permukaan bumi. Bukanlah pinggiran dari lautan lepas yang mau mewadahi semua keluh kesah, resah gelisah, dan gundah orang-orang yang merasa dirinya sebagai pecinta sejati. Pantai ini hanyalah persinggahan semu dari Sang Kala yang terus menerus melakukan pekerjaan menjemukannya. Pantai ini hanya menjadi teman dari seorang yang terpuruk, terempas dari kehidupan nyatanya. Pantai ini hanyalah menjadi persinggahan atas haus yang menderanya. Persinggahan atas rindu akan cintanya. Persinggahan atas lelah karena hidupnya. Persinggahan terakhir atas pencarian akan keberadaannya. Pantai ini hanyalah pantai. Dengan semua yang akan berkaitan dengannya. Sekarang, nanti, atau kelak.

Senandung Jalang "Lonthe" Pasar Kembang

Gambar
Tak seorangpun mau dan sudi menjadi seorang penjaja cinta. Dan tak ada yang mau ada lokalisasi di daerahnya. Namun semua itu tidak bisa ditolak dan dienyahkan dengan mudah. Apakah itu sudah menjadi takdir TUHAN bagi kita semua untuk bisa menyikapi kehidupan ini dengan lebih bijaksana. Atau itu adalah pelajaran bagi kita untuk lebih peka kepada sesama. Tulisan dibawah ini menarik untuk dibaca, menggambarkan geliat bisnis "basah" di Jogjakarta dari sudut pandang "seseorang" yang sedang berwisata di sana. Entah siapa yang pertama kali menulisnya, namun ini sangat pas untuk menggambarkan situasi di sana.

Macet?

Gambar
2012: Penjualan Mobil di Indonesia Sudah Mencapai 816.322 unit Kamis, 18 Oktober 2012 | 11:05 WIB Jakarta, KompasOtomotif – Berdasarkan data terakhir yang diterima KompasOtomotif, penjualan mobil penumpang dan kendaraan komersial dari distributor ke dealer alias whole sales (WS) di Indonesia sampai akhir September lalu sudah mencapai 816.322 unit atau naik 23,7 persen dibandingkan periode yang sama dari tahun sebelumnya, 659.839 unit. Khusus selama September, dengan ada pameran mobil terbesar mobil di Indonsia (Asia Tenggara), penjualan mobil naik lagi hampir menyamai Juli 2012, yaitu 102.111 unit. Dengan pencapaian tersebut, wajar saja banyak pengamat otomotif menilai, tahun depan Indonesia akan menjadi pasar mobil terbesar di Asean. Apalagi, program “the first-time car-buyer scheme” di Thailand pada berakhir di penghujung tahun ini yang bisa mendongkrak penjualan mobil di negara tersebut sampai 500.000 unit. Untuk mencapai satu juta unit pada tahun ini, dala...

Huma di Atas Bukit - God Bless (1975)

Gambar
Huma Di Atas Bukit dimulai dengan kombinasi permainan piano Jockie dan petikan gitar apik oleh Ian Antono, menyambut masuknya suara Achmad Albar yang dalam dan prima. Lagu yang indah ini pada dasarnya adalah sebuah kidung dengan struktur sederhana dengan permainan gitar yang baik oleh Ian Antono pada pertengahan lagu. Sayangnya pengaruh permainan Steve Hacket dari grup Genesis sangat kuat pada aransemen lagu ini, sehingga ada kesamaan melodi dengan lagu Firth of Fifth dari album Selling England By The Pound milik grup Genesis . Berikut ini adalah lirik dan video klip dari lagu Huma Di Atas Bukit. Seribu rambutmu yang hitam terurai Seribu cemara seolah mendera Seribu duka nestapa di wajah nan ayu Seribu luka yang nyeri di dalam dadaku Di sana kutemukan bukit yang terbuka Seribu cemara halus mendesah Sebatang sungai membelah huma yang cerah Berdua kita bersama tinggal di dalamnya Nampaknya tiada lagi yang diresahkan Dan juga tak digelisahkan Kecuali dihayati Seca...